Digital Transformation

image

Para pemimpin bisnis saat ini bisa meraih posisi puncak disebabkan mereka dapat menguasai bisnis hari ini melalui persiapan panjang di masa sebelumnya. Pada umumnya mereka tidak memiliki latar belakang yang sesuai dalam menghadapi masa, era dan pasar yang begitu cepat berubah disertai disruptive shift pada bisnis yang mereka kelola. Salah dalam meniti intuisi bisa justru buruk dan menimbulkan kesalahan dalam mengambil keputusan bisnis.

What should a leader do? Dave Gledhill memutuskan untuk belajar coding.

Gledhill adalah Group Executive and Head of Group Technology & Operations di DBS Bank. Sebuah bank terkemuka di Asia dengan aset lebih dari $300 Miliar dan kapitalisasi pasar sekitar $35 Miliar. Selama beberapa tahun terakhir, CEO-nya, Piyo Sh Gupta telah mendorong agenda transformasi agresif dengan fokus pada penguasaan teknologi digital di dalam perusahaan yang ia pimpin. (sumber: di sini)

The digital disruption kini telah terjadi. Perusahaan penyedia jasa layanan taksi terbesar saat ini tidak memiliki taksi satu buah pun (Uber). Penyedia penginapan terbesar dengan berbagai jenis tipe akomodasinya sama sekali tidak memiliki satu pun hotel atau properti sejenisnya (Airbnb). Toko retail terbesar sama sekali tidak memiliki gudang penyimpanan dan ruang pamer barang dagangannya secara nyata (Alibaba), pemilik media terpopuler tidak sama sekali menyediakan kontennya sendiri tetapi diminati ratusan juta orang untuk menjadi kontributornya (Facebook). Bahkan ada Bank tercepat pertumbuhannya di dunia namun tidak memiliki uang secara nyata (SocietyOne), atau sebuah movie house terbesar di dunia tetapi tanpa memiliki bioskop sendiri (Netflix). Bahkan perusahaan telepon terbesar kini tidak perlu memiliki telco infrastructure  (Skype, WeChat, Hangout).

What should we do?

Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Fenomenalnya jasa ojek on demand yang menggunakan mobile application di awal kemunculannya seperti Gojek ataupun GrabBike dulu membuat ojek-ojek konvensional menentang dan bahkan mengangkat kapak perang penolakan. Namun disruption melalui digitalisasi hidup ini  memang tidak bisa dibendung atau pun ditolak sama sekali. Mau tidak mau, suka atau tidak suka. Pada akhirnya semua ojek-ojek konvensional di pangkalan-pangkalan itu harus memilih, punah atau berubah?

Maka mulai sejak saat ini mungkin kita perlu melakukan assessment pada diri kita, sudah se-digital apakah kita?

Ada 9 elemen yang bisa menjadi ukuran sudah siapkah kita melakukan transformasi diri ke dalam era digital. (Sumber ada di sini)

Digital Access Oke, saya punya smartphone, kemana-mana selalu bawa gadget, terhubung ke dunia cyber dengan kuota data yang memadai
Digital Commerce siip, sudah pernah belanja online dan menawarkan produk melalui web atau market place yang tersedia di dunia maya
Digital Communication punya akun medsos di berbagai platform, pernah pakai skype atau sejenisnya, milis banyak, mengikuti beberapa forum, aktif memproduksi konten dan berkomunikasi melalui chat message service
Digital Literacy mulai terbiasa membaca e-book melalui smartphone/tablet
Digital Etiquette Kalau posting di medsos mulai membiasakan “think before posting”, dan “jangan asal sharing tanpa di saring”. Tidak menyebarkan konten yang tidak layak dikonsumsi publik.
Digital Law Sudah harus paham tentang UU ITE. (nah loh…)
Digital Rights & Responsibilities Harus mulai paham bahwa akses informasi di internet adalah hak semua orang maka gunakan secara baik dan bertanggung jawab. Tidak menyebarkan berita atau status hoax yang membuat gaduh dan memecah belah, menghormati dan menghargai orang lain selaku sesama pengguna internet.
Digital Health & Wellness Mulai menggunakan aplikasi berbasis web/mobile untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan kebugaran. Sudahkah anda “endomondo” hari ini?
Digital Security (self-protection) Mulai tahu dan paham untuk bisa menjaga privacy dan keselamatan diri dalam ranah digital dan cyber.

Sudahkah anda cukup digitalist hari ini? 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s