Bahagia Itu lebih pada “Bagaimana” dan Dengan “Siapa”

Idea note_20150129_010130_01(1)

Bahagia itu bukan pada “BERAPA” dan “DI MANA”, tetapi lebih pada “BAGAIMANA” dan dengan “SIAPA”.

Tidak seberapa penting tentang jumlah dan bertempat tinggal atau bekerja di mana? Karena yang lebih penting adalah bagaimana kita memperoleh nafkah yang halal itu? dan dengan siapa dan untuk apa? nafkah yang diperoleh itu dihabiskan-digunakan…

Bisa jadi ada masa-masa LDR dengan keluarga tercinta itu tidak bisa dihindari. Hidup memang pilihan, dan terkadang kita memang tak memiliki banyak pilihan. “Terpaksa LDR”. 🙂

Maka satu dari semua hal yang ada, kita harus pastikan dulu apa yang sedang kita cari, apa tujuan, misi dan purpose of life kita, supaya apa? Supaya kita tidak kehilangan orientasi dan ARAH dalam menapaki setiap etape kehidupan ini. Seberapa beratnya, tetap semangaaaat!

“Syukuri Alphard yang ada, Pajero adalah anugerah…”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s