99 Ideas for Happy Worker: Every Man Has His Own Battle

image

Ibarat sebuah pertempuran, semua prajurit itu memiliki medan pertempurannya sendiri-sendiri.

Dalam kisah epik Ramayana, dikisahkan Kumbakarna sering memberikan nasihat kepada abangnya, Rahwana; menyadarkan bahwa tindakanya keliru.

Ketika Rahwana kewalahan menghadapi Sri Rama, maka ia menyuruh Kumbakarna menghadapinya. Kumbakarna sebenarnya tahu bahwa abangnya salah, tetapi demi membela Alengka tanah tumpah darahnya dia pun maju sebagai prajurit melawan serbuan Rama.

Kumbakarna sering dilambangkan sebagai perwira pembela tanah tumpah darahnya, karena ia membela Alengka untuk segala kaumnya, bukan untuk Rahwana saja, dan ia berperang melawan Rama tanpa rasa permusuhan, hanya semata-mata menjalankan kewajiban.

Ketika Kumbakarna maju menghadapi Rama dan pasukannya, Wibisana yang merupakan adik dari Rahwana dan Kumbakarna itu, memohon agar ia diberi kesempatan berbincang-bincang dengan kakaknya. Rama mengabulkan dan mempersilakan Wibisana untuk bercakap-cakap sebelum pertempuran meletus.

Saat bertatap muka dengan Kumbakarna, Wibisana memohon agar Kumbakarna mengampuni kesalahannya sebab ia telah menyeberang ke pihak musuh. Wibisana juga pasrah apabila Kumbakarna hendak membunuhnya. Melihat ketulusan adiknya, Kumbakarna merasa terharu. Kumbakarna tidak menyalahkan Wibisana sebab ia berbuat benar. Kumbakarna juga berkata bahwa ia bertempur karena terikat dengan kewajiban, dan bukan semata-mata karena niatnya sendiri.

Akhirnya Kumbakarna dikisahkan menemui ajalnya ditangan Rama.

Begitulah salah satu kisah tentang keprajuritan yang diambil dari epos klasik Ramayana.

Seringkali kita dapati para prajurit itu berderap langkah sama, menyongsong musuh yang sama. Di bawah komando panglima dan bendera yang sama, namun apa-apa yang ada dalam benak dan hati mereka bisa sangat jauh berbeda. Bagai langit nan berjarak dengan bumi. Apalagi antara prajurit satu dengan prajurit yang berasal dari kubu lawan. Jelas pasti beda jauuh, maan.

Ada orang yang gagah maju ke medan perang karena alasan kewibawaan kabilah atau kedaulatan negara, atau dendam pribadi atau bahkan hanya untuk kebanggan pribadi. Ada pula yang alasannya pragmatis saja, harta rampasan perang! Atau ada pula yang berangkat karena alasan ideologi, keyakinan dan nurani. Panggilan jiwa!

Apapun itu, alasan yang kuat biasanya akan mampu mendorong motivasi yang kuat pula.

Setiap orang memiliki medan perjuangannya masing-masing, tempat dimana mereka berjerih memaksimalkan daya dan amalnya untuk sesuatu yang dinilai tinggi. Jika kematian adalah sebuah kepastiaan maka perjuangan adalah sebuah keharusan.

Dalam dunia kerja, satu dari banyak cara untuk membuat kita bertahan dalam segala tekanan dan target serta tugas yang besar menantang adalah kemampuan kita menemukan alasan kita untuk tetap berdiri, berderap bersama menuntaskan semua…

Kalau alasan kita hanya karena “asal bapak senang” maka ada baiknya untuk segera pulang ke rumah, temuilah anak dan istri–keluarga tercinta. Mereka jauh lebih berharga daripada pengabdian kita pada sesuatu atau seseorang yang kelak masih juga perlu mempertanggungjawabkan amalnya sendiri.

Kelak jika kita mati, perusahaan kita belum tentu bisa mengantarkan kita ke liang lahat, dan lalu turut mendoakan kita selalu, sementara doa-doa anak sholeh adalah amal jariyah yang tak kenal henti, apalagi kemudian kelak jika mereka bisa menjadi pemimpin bagi orang-orang baik lainnya; mengalir sudah kebaikan itu tanpa putus… semoga…

Jadi, jangan salah meletakkan loyalitas anda,…

Loyalitas yang kita miliki harus melampaui dari batas-batas personifikasi itu… “Bukan kepada siapa, tetapi untuk apa…”

 .:salam:.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s