99 Ideas for Happy Worker: Specialist yang Generalist

image

Dunia terus saja bergerak cepat dengan segenap perubahannya.

Kompetisi tidak bisa lagi terlepas dari kompetensi.

Bicara kompetensi, maka kita bicara soal manusia dan sumber dayanya. Ketika banyak ranah hajat hidup orang banyak dikelola oleh berbagai orang dengan berbagai kompetensinya maka orang-orang yang akan menang dalam iklim kompetisi adalah orang yang memiliki spesialisasi yang khusus.

Orang bilang: “Lebih baik tahu sedikit tapi banyak, daripada tahu banyak tapi sedikit.

Dalam dunia marketing, orang yang memiliki spesialisasi itu semacam “blue ocean marketing”. Sesuatu yang bisa mengisi “hole” dari ceruk yang banyak orang bisa lakukan, dan ini menjadi value yang senantiasa dicari dan sangat dihargai.

Teori marketing terus tumbuh.

Lalu kemudian muncul istilah baru: purple ocean marketing. Sebuah spektrum warna antara “red” dan “blue.”

Nah,…dalam konteks tema tulisan ini mungkin purple ocean marketing itu bisa dianggap menjadi orang yang specialist sekaligus mampu berpikir generalist.

Itu mungkin terdengar bagus, tetapi kalau specialist-generalist bagaimana? šŸ™‚

Orang dengan spesialisasi yang hanya tahu soal-soal di permukaan saja, pada akhirnya bisa tergerus, terpinggir atau bahkan terlupakan–tenggelam dalam iklim kompetisi. Sayang bukan?

Di tengah tumpukan pekerjaan yang banyak, multi disiplin dan bahkan meyeberang dari spesialisasi dan minat seseorang, perlu kita titipkan pada setiap asa yang ada untuk pantang menyerah untuk mau belajar sambil terus mengasah spesialisasi diri yang telah ada.

Spesialisasi ini adalah value added dan kelak akan tetap menjadi investasi masa depan. Bisa saja hal-hal yang kita anggap bagian dari spesialisasi kita itu adalah semua yang berangkat dari passion dan hobby kita. Terlepas itu berhubungan secara langsung atau tidak dengan dunia kerja kita sekarang.

Dan kini biarlah, mungkin saya hanya akan menjadi seorang spesialis penulis kampungan, yang sok inspiratif padahal hanya copy paste dari sudut pandang kecil yang self-centric;Ā dariĀ seorang fakir ilmu yang perlu terus belajar.

Semoga kita bisa berjumpa pada ketentuan dan masa mendatang, dimana kita telah melejit dari potensi yang kita miliki masing-masing ini, menjadi seorang generalist yang specialist. InsyaAllah.

.:salam:.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s