99 Ideas for Happy Worker: Trapped in Capitalism

image

Persaingan industri dan dunia kerja dalam skala global memang menuntut adanya usaha keras dan kerja luar biasa. Dalam meningkatkan kinerja dan performa kerja karyawannya, biasanya manajemen perusahaan memberikan iming-iming bonus dan insentif. Tentu saja wajar. Prestasi harus dihargai.

Bagaimana jika ternyata demi memperbesar rabat perusahaan tersebut kemudian memberlakukan kebijakan efisiensi, personal expences karyawan ditekan,  belanja operasional dan fasilitas kerja dihemat, sembari tetap terus memperbesar target capaian?

Bisakah karyawan tetap enjoy dalam kondisi trapped in capitalism? Hanya menjadi objek perahan? Lalu kelak habis manis sepah dibuang? Sementara sang karyawan, kita sadar atau tidak sadar sibuk menjadi subjek dan objek dari hedonic treadmill.

Lalu bagaimana?

Maka temukan tujuan besar dalam berkarya!
The purpose of work, the purpose of life…

Sehingga bekerja bukan hanya soal rekening di tabungan, bukan sebagai hamba uang,… tetapi lebih dari itu, tentang meletakkan yang haq pada tempatnya.

Dan mari lawan setiap kesewenangan dan perangi kedzaliman! Jika kondisi tetap sama saja, tersenyum saja karena meski kecil, kita telah menjadi bagian dari perjuangan…

.:Salam spektakuler:.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s