99 Ideas for Happy Worker: Pulang

image

 

Sejauh mana pun kita melangkah, pergi ke pelosok negeri, mencari penghidupan, membangun mimpi dan peradaban, maka suatu saat kita pun akan tersadar dan rindu pada satu kata: PULANG.

Pulang itu kata yang sederhana, namun bagi seorang pengelana, perantau, pengembara, pulang itu seperti kembali ke titik awal. Tapi bukan mundur, justru untuk memompa semangat baru, kemudian melangkah kembali.

Pulang itu juga seperti sebuah nostalgia. Memandangi wajah kecil kita disudut-sudut lucu rumah orang tua kita yang tersisa, menatapi kenangan-kenangan yang tersimpan di relung-relung kamar, dipojok-pojok berdebu yang tak lagi sanggup orang tua kita sapu dan bersihkan lagi. Kita-lah yang harus membersihkannya sambil menjumputi kenangan-kenangan indah di masa lalu itu.

Pulang itu juga seperti memberi cerminan bahwa kelak kita pun akan tiba pada etape yang kini sedang dijalani oleh orang tua kita tercinta, mengisi hari-hari dengan lebih lambat, menikmati hasil jerih payah puluhan tahun, menebar manfaat pada sejengkal kehidupan yang tersisa, sambil menanti anak-anak tercintanya pulang berkumpul kembali.

Begitulah, dan uniknya negeri kita ini memiliki satu atau bahkan dua musim yang menjadi festival raya untuk pulang, mudik kembali ke udik dan asal. Menguatkan kembali pokok-pokok kekerabatan, kekeluargaan dan memaknai kata PULANG dengan definisinya sendiri.

Entah ribuan kilo kita melangkah, bekerja di penjuru negeri, kata PULANG KAMPUNG adalah sebuah energi tersendiri. Dan biasanya setelah pulang untuk beberapa masa, mereka akan memiliki energi baru untuk berkarya dan berkarya saat kembali di garis depan dan medan penghidupannya.

Maka PULANG dan MUDIK itu harusnya menjadi satu paket seperti juga THR bagi karyawan disebuah perusahaan yang demi targetnya kemudian menempatkan karyawannya di titik-titik garis tapal batas negeri. Begitu juga seperti negara yang harus menempatkan prajurit-prajuritnya di teritorial luar negara demi keamanan dan kedaulatannya. Negara harus mampu menjamin kebutuhan PULANG mereka.

Kisah khalifah Umar bin Khatab mestinya kita bisa teladani, bagaimana ia selalu menggilir pasukan di batas wilayah untuk pulang setiap 3 bulan sekali.

Bagaimana menurut anda?

 

.:salam spektakuler:.

Advertisements

2 thoughts on “99 Ideas for Happy Worker: Pulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s