99 Ideas for Happy Worker: “Doing Things Right or Doing Right Things” ?

Mungkin pernah mendengar dan bahkan punya bahasan mendalam tentang kutipan terkenal dari Peter F. Drucker berikut ini:

Management is doing things right; leadership is doing the right things.

Apa beda antara “doing things right” dengan “doing the right things” ?


Secara etimologi jelas kalau ditranslasi ke dalam bahasa Indonesia kedua rangkaian kata tersebut memiliki arti yang sama: “melakukan hal yang benar”.

Namun jelas pula bahwa antara “management” dan “leadership” itu tak jarang masing-masing berdiri pada sudut ring berbeda nan berseberangan, pun demikian tentang “doing things right” dan “doing the right things”.

Kemampuan manajemen adalah kecakapan dalam mengelola segala sesuatu sebagai  bagian dari sumber daya alam, sumber daya manusia, kelengkapan, sarana-prasarana, finansial dan sebagainya untuk menghasilkan sesuatu secara efisien dan tepat guna.

kata efisien menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu tepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya),  mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat,  berdaya guna, bertepat guna. Sedangkan definisi dari efisien yaitu Sedangkan efisiensi adalah penggunaan sumber daya secara minimum guna pencapaian hasil yang optimum. 

Maka kemapuan manajemen lebih pada soal tata kelola, aturan, birokrasi, standard operation procedure (SoP) dan regulasi untuk menghasilkan output optimal. Di situlah saya memaknai tentang “Management si doing things right”. Semua terkontrol, ada dokumentasi dan berkas-berkas hitam di atas putih. 

Sedangkan kemampuan kepemimpinan atau leadership adalah kemampuan menjalankan proses kepemimpinan yang mengandung dua kata kunci: responsibilitas dan akuntabilitas. Responsibilitas tentu terkait tanggung jawab, pengembanan amanah tata kelola dan pekasanaan mandat. Sedangkan akuntabilitas berarti segala tindakan terkait pelaksanaan tanggung jawab tersebut terukur, transparan dan berintegritas.

Bisa saja suatu ketika seorang pemimpin harus mengabaikan soal SOP, regulasi yang baku dan tata kelola, disebabkan oleh kondisi dan situasi yang mendesak. Ia akhirnya mengambil langkah dan opsi yang krusial demi hasil yang efektif.  Karena kepemimpinan atau leadership itu memang erat pada kata efektif; [kutipan: Kata efektif berarti ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya);  manjur atau mujarab (tt obat); dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan);]  

Bekerja efisien dan efektif adalah doing right things right. Manajemen dan leadership bergandeng-rangkul padu kompak beriringan.

Bagaimana menurut anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s