99 Ideas for Happy Worker: Tumbuh Bersama

Tersebut pada sebuah hikayat dan hasil survey kecil-kecilan bahwa ternyata salah satu faktor yang menyebabkan orang betah dan happy bekerja di suatu perusahaan adalah saat ia mendapatkan kesempatan untuk “tumbuh” bersama.

Tumbuh dalam artian yang luas. Lingkungan yang sehat untuk tempat belajar, mengasah diri, mengembangkan kompetensi dan kapasitas diri mewujudkan the purpose of life-nya. Bukan sekedar hanya menjadi tersebab asap dapur tetap mengepul dan mendapatkan status sebagai kaum pekerja. 

Tentu adalah membanggakan bagi saya, untuk menjadi bagian kecil dari entitas sebuah operator selular terbesar di negeri ini. Yang jauh lebih mengharukan adalah berkesempatan untuk tumbuh bersama tak kurang 7 tahun terakhir membersamainya. Dari seorang fresh graduate tanpa pengalaman berarti hingga akhirnya bisa menjadi seperti sekarang.

26 Mei 1995 adalah tonggak sejarah berdirinya Telkomsel. Perusahaan tempat saya bekerja kini. 

Seorang pria Swiss saat ditanya oleh Eric Weiner penulis buku: The Geography of Bliss, mengatakan bahwa ada soal lain sehingga sebuah negara yang memiliki banyak perbedaan etnis, suku bangsa, bahasa beragam dan sosial budaya yang berbeda-beda bisa menyatu. Tanpa ragu-ragu ia menegaskan: SEJARAH. Apakah sejarah sekuat itu? dapatkan sejarah benar-benar berfungsi seperti itu?

Ruang dan waktu, kedua dimensi yang dihuni oleh kita, manusia, berkaitan erat menjadi bagian yang kita sebut sebagai SEJARAH. Dan kadang kala ia mengikat kita dengan begitu emosional. Dan negeri ini pun telah memberikan contoh pada kita.

Maka bila kita bicara soal rentang masa waktu 17 tahun ini, tentu ada banyak sejarah yang tak boleh sirna kita lupa..

  • 26 Mei 1995, berdiri sebagai perusahaan operator selular GSM kedua di Indonesia yang merupakan anak perusahaan patungan Telkom dan Indosat.
  • tahun 1996, menjadi operator selular pertama yang mampu melayani di seluruh propinsi di Indonesia
  • Nov 1997 tercatat sebagai operator selular pertama di ASIA yang mampu menyediakan layanan PRABAYAR GSM
  • di tahun yang sama, 1997, mendapatkan sertifikasi ISO 9002 di bidang costumer service online.
  • 1998, mencanangkan dirinya sebagai world class operator dan simPATI Nusantara telah dapat digunakan diseluruh pelosok negeri. (Roaming Nasional)
  • 1999, mengimplementasikan BIANCA (Billing and customer care), sebagai sistem billing yang lengkap untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan
  • tahun 2000, tercatat sebagai pelopor Mobile banking dengan bekerja sama dengan bank Panin.
  • 2006, menjadi operator pertama di Indonesia yang secara resmi meluncurkan layanan jaringan 3G
  • April 2011, mencatat operator ke-7 di dunia yang berhasil meraih sebanyak 100 juta pelanggan

Maka sebagai anak yang lahir dari rahim 2 perusahaan besar telekomunikasi di Indonesia, dan kontribusi panjang selama 17 tahun melayani negeri melintasi kepulauan, mendekatkan antar generasi, tentu tidak berlebihan bahwa Telkomsel berdiri sebagai operator “paling INDONESIA.”

MUDA, BEDA, PALING INDONESIA.

Genre yang menjadi tema besar dalam suka cita kebersamaan ini mengingatkan saya pada sebuah lirik lagunya Superman is Dead, “Jika Kami Bersama”. (Lagi-lagi ini saya temukan secara tidak sengaja dengan bantuan mbah Google).

Coba simak petikan lagunya ini:

Dan jika kami bersama
Nyalakan tanda bahaya 
Musik akan menghentak
Anda akan tersentak
Dan kami tau engkau bosan
Dijejali rasa yang sama
Kami adalah kamu 
Muda beda dan berbahaya

Bedanya tentu pada petikan bait terakhir, “berbahaya” diganti dengan “paling Indonsia”.

Muda, mewakili sebuah generasi yang segar, baru, penuh imajinasi, kuat, berani, penuh semangat dan memiliki kemampuan daya dobrak perubahan. Terwakili pada angka usia 17 tahun yang mulai beranjak dewasa menuju kematangan diri.

Lirik yang penuh kekuatan menghentak kesadaran bahwa kita berhak tampil apa adanya. Unik. Menjadi diri sendiri. Spirit yang menurut saya, dibutuhkan oleh kita semua, bangsa kita, indonesia. 

Beda menandakan bahwa kita lahir telah menjadi mahkuk unik dengan segala kelebihan dan kelemahannya. Tetaplah menjadi diri sendiri. Bukan sekedar follower yang pasif membebek, tak memiliki karakter dan ciri diri yang kuat. Kita memiliki sikap dan cara pandang khas yang mampu memwarnai dan berkontribusi pada spektrum kehidupan.

Lalu tentang apa semua ini?

tentu tentang cita-cita besar kita untuk senantiasa berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negeri. Melayani dan menyatukan hati dalam harmoni.

Dan bagi kita yang bekerja di dalamnya tentu adalah kesempatan kita untuk juga berkontribusi mengisi ruang tentang definisi  have a meaning full life, memiliki semangat melayani, berkontribusi & memberi manfaat dalam rangka mengisi keberartian hidup kita.

Ya, sekali hidup, lalu sudah itu mati. Namun bukan untuk sekedar menjadi seonggok daging bernama <titik>. 

Dirgahayu Telkomsel: tetap Paling Indonesia!

.:salam spektakuler:.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s